RSS

Kilas Balik Singkat Sejarah ‘Sirkus Barock’ (Episode 1)

28 Nov

Sirkus Barock lahir di Jogyakarta sekitar pertengahan bulan September. Sebagian besar pendukung awal kelompok ini adalah anggauta KAAS ( Keluarga Arek Arek Suroboyo ) yang sedang kuliah di Jogyakarta. Disamping beberapa pendukungnya adalah mahasiswa ASRI ( Akademi SEni Rupa Indonesia )dan AMI ( Akademi Musik Indonesia ) Di mana saya sempat kuliah dan bertahan selama 3 tahun.

Namun jauh hari sebelum ada Barock saya sudah melakukan berbagai eksperimen macam bentuk dan jenis musik. Mengolah gabungkan Piano Piano yang rusak dengan Gamelan yang rusak pula.Gamelan Rock ( Bersama Mahasiswa AMI ). Mencipta dan memainkan musik apa saja yang sekarang sering disebut musik kontemporer. Berkolaborasi dengan komunitas pemusik di sekitar kampung saya tinggal. Menjadi guru kesenian di SMA Muhamadiya I di Wirobrajan serta Mengajar musik kreatif bersam Komposer Selandia Baru Jack Body di Lembaga Indonsia Perancis di Sagan Jogyakarta. Membuat musik untuk pementasan Teater di Gereja Katolik Pugeran. Dimana saya juga memerankan jadi Yesus yang disalib.

Barock sejak awal sudah berballad, Menggunakan Instrumen musik Klasik,mulai Cello,Brass section dsb. Memasukkan unsur musik etnik/tradisi bukanlah hal baru pula. Semua sejak awal sudah Barock lakukan. Dan juga saat itu JOgya sedang hangat hangatnya alam kreatifnya.

Sejak awalnya unsur Teater sudah pula mewarnai bentuk pementasan Barock di Jogya.Album pertama Barock direkam secara live di Studio kecil Kataketik di daerah Kota Baru Jogya ( Milik Gereja Katolik ). Kira kira 12 orang dalam studio yang sempit. Yang membeayai semua ini adalah Suzan Piper. Album ini belum ada judulnya,karena memang sifatnya masih dokumentasi.

Biasanya pementasa Barock di sekitar dunia kampus dan kampung di Jogya, Delanggu, Salatiga, Solo dan Surabaya. Lagu lagunya antara lain,Si Sitti Dan Si Basri. Di situ Ada Bunga, Mariyuana,Belalang Dan Semut,Untuk Temanku,Kaum Terpojok, Dia Yang Pernah Kalah,Lelaki Dan Piano. Tak Perlu Suara Merdu Untuk Jadi Penyanyi, Mimpi Buruk Mungkin Saja Terjadi,Tapi Jangan Hentikan Musik..Ibuku.Lagu Pemabuk..

Barock sendiri sejak awal adalah ‘Ruang Kreatif yang Terbuka bagi siapa saja’. Sampai sekarang prinsip itu masih mengalir. Karena memang begitulah naluri dan keinginan saya. Bagi saya pribadi Barock adalah perahu kreatif yang bisa membawa kita melayari luasnya samudra musik yang tidak berbatas serta bisa sebagai kendaraan untuk mendatangi cakrawala hidup yang baru dan kita belum pernah berada disana sebelumnya.

Pada tahun 1978..saya berangkat ke Australia dan tinggal kira kira satu tahun di sana. Maka Barockpun agak vacum. Sebagian teman teman masih berusaha menjalankan Barock. Sebagian lagi aktif di ‘Kelompok Kampungan’ nya Bram Makahekum.

Episode 1,berakhir sampai di sisini dulu ya. Nanti disambung lagi,ACP.

Penulis : Sawung Jabo

 
1 Comment

Posted by on November 28, 2012 in Sirkus Barock

 

Tags:

One response to “Kilas Balik Singkat Sejarah ‘Sirkus Barock’ (Episode 1)

  1. fendi kurniawan

    November 28, 2012 at 1:50 pm

    menyimak …

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: