RSS

Category Archives: 1997 – Kantata Samsara

Konser Perdana Kantata 1990

Malam itu, 23 Juni 1990 di Stadion Utama Senayan Jakarta berkumpul ratusan ribu penikmat musik untuk menikmati konser akbar Kantata. Konser tersebut tercatat sebagai salah satu konser terbesar dalam catatan sejarah musik Indonesia, baik dari segi kuantitas penonton maupun dalam kualitas penyelenggaraan.

Kantata diantara diisi oleh para pekerja seni di negeri ini diantaranya adalah seniman kondang Indonesia W.S. Rendra dan musisi-musisi kawakan dari grup musik “Kantata”, yaitu Iwan Fals, Sawung Jabo, Yockie Suryoprayogo, dan Setiawan Djodi. Read the rest of this entry »

 

Sejarah Lahirnya Kantata

AKHIR dekade 1980-an lahir sebuah kelompok musik bernama Kantata Takwa. Grup ini merupakan kumpulan tokoh-tokoh yang memiliki kharisma di bidangnya masing-masing. Mereka adalah Iwan Fals dan Sawung Jabo, pengarang lagu dan penyanyi berbobot dengan jutaan penggemar; Setiawan Djody, pengusaha sukses sekaligus musisi ternama; WS Rendra, penyair dan dramawan yang berwibawa; Jockie Suryoprayogo, arranger dan pemain keyboard senior; Donny Fatah, pemain bas musik rock yang ulung; dan Innisisri, seorang pemain drum dan perkusi yang kreatif.

Tahun 1990, mereka mengelurkan album perdana bertitel Kantata Takwa. Dari album yang juga menghadirkan permainan gitar Eet Sjahranie dan Raidy Noor, gebukan dram Budhy Haryono serta tiupan saksofon Embong Rahardjo ini, melejit nomor Kesaksian yang sangat ekspresif

Meskipun merupakan grup musik, Kantata mempunyai kekhasan dibanding grup-grup lain. Kantata lebih tepat disebut sebagai sebuah forum komunikasi, diskusi, dan pengejawantahan kreativitas dari sensitivitas sosio-estetik para personilnya. Visi yang kuat akan kondisi sosial budaya menjadikan mereka sebagai wujud representasi baru atas perjalanan panjang serta dinamika kehidupan masyarakat kita.

Bagi Kantata musik adalah sarana untuk mengomunikasikan lirik hasil perjalanan tersebut. Oleh karena itu, Kantata tidak mengikrarkan diri sebagai wakil dari jenis musik tertentu. Hal terpenting adalah meramu musik mana yang paling pas untuk mengiringi lirik masing-masing lagu mereka. Melodi lagu-lagu mereka tidak berniat membuai orang hingga lupa akan maknanya, tetapi cenderung lugas hingga pesan yang dikandung dalam lirik menjadi transparan. Read the rest of this entry »

 
Gallery

For Green And Peace

For Green And Peace (Album Kantata Samsara)
Lirik : S.Djody
Lagu : S.Djody
Vocal : S.Djody, S.Jabo, Doddy

Backing Vocal : Kantata Samsara

I am jealous of the moonshine
I am jealous of the sun’s rays
Oh sun, the sun above
You are the soul of life
Moon full moon above
Your light in this darkening the world
In the eyes for peace and tranquility

Water of love
You are the blood that runs through my veins…….. 3x

There are more and more conflicts
Even without the threat of nuclear games
Civilized economy and technology
Did not bear the green and peace movement

Let us sing
For the world of green and peace
Let us sing
For the rejuvination of the universe constitution

Let’s echo the word

Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace

Sing the song for the world of green and peace

Human civilitation
Witness how greed ruins natures harmony
The earth shaltering the atmosphere is heating up
The stars would never shine

The beginning of the millenium
Bring war criminals
Witness Bosnia, Somalia, Palestine
Watch the world crumbles plagued by terrorism

Singing together

Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace

The sun, the earth, the moon and the stars
You are the witness for the universe constitution
Constitution and democracy made by the men
Could never solve problems world conflict

 
Gallery

Bunga Matahari

Bunga Matahari (Album Kantata Samsara)
Lirik : S.Djody
Lagu : Joki.S, Donny. F
Vocal : Doddy

Embun selembut wajah mu
Fajar secerah senyummu
Merdu burung bernyanyi
Merdu janjimu
Kau tumpahkan cintamu
Gelora jiwa jantanku

Berjanji setubuhi indraku
Matahari seindah kasihmu
Kuberikan segalanya jantung hatiku
Kukorbankan, kurelakan
Demi bunga matahariku

Tetapi kini semua
Hampa karena kau terbang
Sebagai angin senja (Ah ..Ah…Ah..)
Bunga matahariku
(Bunga mata hatiku)
Sirnalah impian cintaku (Ah ..Ah…Ah..)
…………………..(####)…………………………………………

Tetaplah daya cinta    }2x
Kau sirnakan lautan   }2x
Kasih sayangku ini
Kau ratakan gunung cinta
Bunga bunga hatiku, matahariku………………………..

Halilintar getarkan jiwaku
Bergetar dibelah asmara
Kurelakan, kukorbankan, segala galanya
Aku masih tetap tegar
Diterjang sang badai asmara

………………………..kembali ke (##)

Bunga mata hatiku  }
Bunga matahariku   }2x
Bunga…………Matahariku…..Oh……Oh

 
Gallery

Langgam Lawu

Langgam Lawu (Album Kantata Samsara)
Lirik : Iwan Fals, S.Jabo, Doddy, Joki
Lagu : Iwan Fals, S.Jabo, Doddy, Joki
Vocal : Iwan Fals, S.Jabo, Doddy, Joki, Toto Tewel
Backing Vocal : Kantata Samsara

Dengarlah suara bening dalam hatimu
Biarlah nuranimu berbicara
Lihatlah puncak gunung menjulang tinggi
Perkasa menghadapi badai hidup

Dalang melenggang di pasar baru
Cari wayang yang mau jadi dalang
Main silat pakai sepatu
Sepatu bot buatan Jepang

E walah gunung Lawu langite wungu
Golek wahyu endasku ngelu

Kupu kupu terbang datang
Dikaki gunung Lawu, dinaungi awan

Dalang melenggang mencari pacar baru
Wayang pusing pakai topeng berwarna belang
Rokok menyan mengebul memanggil hantu
Pohon beringin dibonsai membayar hutang

E walah bapak pucung menari nari
Bernyanyi kami akan terus bernyanyi

Kupu kupu terus datang
Dikaki gunung Lawu, satu warna satu tujuan

Dengarlah suara bening dalam hatimu
Biarlah nuranimu berbicara
Lihatlah puncak gunung menjulang tinggi
Perkasa menghadapi badai hidup

 
Gallery

Songsonglah

Songsonglah (Album Kantata Samsara)
Lirik : Iwan Fals
Lagu : Iwan Fals
Vocal : Iwan Fals

Lepaslah, lepaslah belenggu ragu
Yang membelit hati
Langkahlah, melangkah dengan pasti
Menuju gerbang baru
Songsonglah, songsonglah gelombang waktu
Berenang dengan tenang

Tangis bayi baru lahir
Memecah hari yang berat
Ibunya pasrah berdarah
Beban hidup kian bertambah
Namun harapan juga bertambah
Sang ayah tak mampu berkata

Mendengar, mendengar suara gaduh
Hatinya terluka
Melihat, melihat wajah murung
Air matanya berlinang
Merasa, merasa telah tiba
Saat yang ditunggu tunggu