RSS

Category Archives: Jabokografi

Gallery

Anak Angin (2012)

Album : Anak Angin
Artis : Sawung Jabo & Sirkus Barock
Tahun : 2012
Produksi : Bravo Musik dan Greenland Indonesia

Album ini kami persembahkan pada semua perintis Sirkus Barock baik yang masih hidup atau yang sudah mendahului di mana tanpa sumbangan dedikasi dan enerji mereka semua Sirkus Barock belum tentu bisa bertahan sampai sekarang. Mereka adalah. Ex’Keluarga Arek Suroboyo” Jogyakarta, (dimana Barock lahir dari komunitas ini) lalu almarhum Agoes Murtono, Atied, Niken, Ninoes Mudhakir, Dodi Percil, Iwan Gandhing, Iwan Fals, Edi Darome, Edot Bass, Didik Soecahyo, Kurt Kaller terutama Suzan Piper penyemangat pendukung sejak awal sampai sekarang. Serta mohon maaf sebelumnya buat semuanya saja yang terlupa untuk disebutkan di sini karena memang banyak sekali.

Tanpa Akar Yang Kuat, Tak ada Pohon Yang Kuat

Aku Cinta Padamu,
Sawung Jabo

Sirkus Barock adalah

Sawung Jabo (Gitar Akustik, Vokal Utama)
Pelaku dan pekerja seni. Seniman yang dikenal sebagai musisi kondang ini yang lahir di Surabaya. Keterlibatannya dalam hampir segala bentuk kesenian baik itu bermusik, teater, melukis, juga tari membuatnya dikenal produktif dalam melahirkan karya seni atau terlibat dengan para seniman dari bermacam daerah seperti Surabaya, Yogya, Solo, Bandung, Sidoarjo, Jember bahkan sampai Australia.

Joel Tampeng (Gitar Elektrik, Gitar Akustik, Vokal Latar)
Pada 2003, ikut mendirikan grup musik etnik progresif, ANANE, dan melahirkan album “Slebar Slebor”. Album solo gitarnya bertajuk “Angin Timur”, berkembang menjadi grup yang memainkan komposisinya. Rangkaian workshop, pembuatan album dan pementasan bersama Sawung Jabo, teater musik “Sawung Galing”, Yayi Kakang, Sirkus Barock, LANGIT, Blue Lotus, dan Kantata Barock berarti satu hal…”Musik adalah ladangku.” -Joel Tampeng.

Toto Tewel (Gitar Elektrik)
Tercatat dalam beberapa grup musik yang melegenda, tapi tidak segan ‘nyemplung’ dengan musisi muda. Di pergaulan Sirkus Barock formasi baru ini, akhirnya menemukan ‘klop’ dengan kesukaannya, Ucok teman makan babi. ELPAMAS, KANTATA, SWAMI, Sirkus Barock, ialah sebagian track recordnya. Waktunya lebih sering dihabiskan bersama ELPAMAS mengisi panggung musik dari kota ke kota.

Bagus Mazasupa (Kibor, Vokal Latar)
Pianis, composer, arranger, dan Music Director kelompok SAC (Saturday Acting Club) Yogyakarta, personil (pianis/kibordis) grup LANGIT dan Sirkus Barock, serta Blue-Lotus bersama Joel dan Sinung. Fokusnya dalam industri musik membawanya pada penggarapan musik-musik ilustrasi, video klip, sampai menjalankan recording studio. Karyanya antara lain juga terekam dalam beberapa film pendek dan animasi.

Ucok Hutabarat (Biola, Vokal Latar)
Pengalaman mendukung banyak band dengan berbagai genre menjadi penentu karakternya sebagai pemain biola. Lapen 151% (etnik rock), Tjongpik (Keroncong Pop), Wisanggeni (Balada), Aji wesi (Kontemporer), Yayi Kakang (World music). ialah beberapa. Saat ini ia pun masih aktif di beberapa grup : IL, Kantata Barock, Sirkus Barock, Jayagatra, Stroberi, Ella und Freunden, Star, In Progress dan KSBJ (Keluarga Seni Batak Japaris)

Denny Dumbo (Perkusi, Vokal Latar)
Lahir di Sidoarjo, 1981. Memilih hidup sebagai pelaku seni dan pemusik, Denny berkarya sebagai komposer musik ilustrasi tari dan teater. Album yang berisi karyanya antara lain komposisi musik terapi, INSPIRASI, dan Nusa Etnik Musik. Hingga sekarang bergabung dengan beberapa komunitas musik di Yogyakarta, diantaranya Djembe Merdeka, Vagabound Reggae, Wayang Hip Hop, Tepellere, Jagongan Wagen Perkusi, dan Sirkus Barock. Pernah mengikuti Trienale Art Festival, Echigo-Tsumari Jepang. Tahun 2011, terlibat dalam tour Sirkus Barock dan konser Kantata Barock.

Endy Baroque (Drum, Vokal Latar)
Personil yang paling termuda dan paling akhir bergabung ini adalah salah satu personil Sirkus Barock yang dipinang sebagai bagian dari konser Kantata Barock di Senayan. Pernah meraih peringkat di Sonor Drum Competition dan predikat drummer terbaik band cafe Festival 2002. Di samping rajin ‘ngedrum’ bersama Sirkus Barock dan Angin Timur, Endy sekarang memanjangkan lengan menjadi drum-maker.

Sinung Sinyong (Bass, Vokal Latar)
Bercita cita dagang tempe mendoan, Sinung Sinyong aktif mengisi hari-harinya dengan penggarapan illustrasi musik iringan tari, teater, dan film. Sukses dengan Sri Redjeki, Sister Morphin, Blue Jeans dan beberapa grup lainnya tidak menghentikan langkahnya. Berproses bersama ‘Cak Jabo’ di Sirkus Barock, baginya adalah proses belajar menghayati kehidupan. Bermusik baginya bukan semata ‘main musik’, tapi mengolah kualitas diri.

Giana Sudaryono (Perkusi, Vokal Latar)
Tinggal dan mengelola ‘Omah Panggung Sudaryono’, seni rupa dan musik menjadi bagian dari kesehariannya. Selain berkarya mandiri, Giana menikmati proses kreatif sebagai backing vocal bersama grup yang digawangi Sawung Jabo. Sirkus Barock dan LANGIT. “Perkusi sebagai media eksplorasi dan pop menjadi spirit musikal merupakan konsepku untuk mencapai identitas karya dan menghindar dari warna music yang cenderung seragam.” -Giana.

Penampil Khusus
Peni Candra Rini (Vokal pada lagu “Pengelana Merdeka”
Penyanyi, penyinden pengajar di ISI Surakarta. Penyanyi yang mengolah dan mengambangkan kesenian tradisi dalam mengekspresikan diri lewat karya karyanya. Dilahirkan di dalam keluarga seni tradisi Jawa.
KSBJ STRINGS ORCHESTRA Yogyakarta

Produser Kepala : Henky Kurniadi/Henk Publica
Produser : Sawung Jabo/Sirkus Barock
Penata Musik : Sawung Jabo
Asisten Penata Musik : Joel Tampeng
Distribusi : Bravo Musik
Digital Label Distribution : Greenland Indonesia
Management : http://www.greenlandindonesia.com
E-mail : Sirkusbarock@greenlandindonesia.com / greenlandindonesia.com
Contact : Dyka (089637028533), Bayu Randu (081219777720)

Aransemen Strings oleh Ucok Hutabarat, kecuali pada lagu “Pengelana Merdeka” oleh Bagus Mazasupa, dan lagu “Tuhan Itu?” aransemen dasar oleh Agoes Murtono. Rekaman di Studio ‘Kua Etnika’ Yogyakarta.
Operator Utama : Gendel Jreeng
Operator Pendamping : Harsa, Kemal, Bayu Prasetyo
Mixing : di Studio ‘Antida’ Denpasar, Bali.
Email : trisha.trip@gmail.com

Spesial Ucapan Terima Kasih
Tuhan YME, pendukung Sirkus Barock, Henky Kurniadi (atas budi baiknya), Sue Piper, Johan-Kate Piper, Shanti-Edu (atas dukungan dan keikhlasan doanya), Rendra (Alm.) & Keluarga besar ‘Bengkel Teater Rendra’, penghuni ‘Joglo Jago’ Paklik Gono-Bulik Tutik (atas pemberian ruang kreatifnya), tetangga sekitar ‘Joglo Jago’ (atas pengertiannya), Trisha Tampeng, Fitri Kenari, Ellanya Ucok, Ayu Weda (atas doa baiknya), Tompel Witono (atas keyakinannya), para penghuni ‘Rumah Kasmir’ Otig Pakis-Dewi Pakis, Keluarga besar ‘PGB Bangau Putih’, Vembri Waluyas, Bayu Randu, Keluarga besar ‘Folk Mataraman Institute’, Todon Wahyu, Sanggar ‘Anak Angin’ Tabanan-Bali, Very Penceng, Bagong, Dudy Anggawi, Ketut Boping, Sinyo Joy, Seno Kusumo, Toro ‘Gilbol’, Gatot Danar, Dewi Simbolon, serta semuanya saja yang terlupa disebutkan di sini kami mohon maaf. Semoga doa dan budi baiknya bisa melancarkan lajunya perahu kreatif Sirkus Barock. Anom ‘Antida’ Darsana, Raka Ngurah, Piyel, Mukti Mukti, Papi Anang. Aku Cinta Padamu
Sirkus Barock

Anak Angin

  1. Bisikan Langit
  2. Anak Angin
  3. Di Atas Langit Masih Ada Langit
  4. Kalau Batas Tak Lagi Jelas
  5. Goro Goro
  6. Bidadari Termangu
  7. Pengelana Merdeka
  8. Tuhan Itu?
  9. Bocah Bocah Pelangi
  10. Bicaralah Dengan Cinta
  11. Bumi Dewa Dewi

Cara Pemesanan Album “Anak Angin” Silahkan Klik Disini

 

Tags: , , ,

Gallery

Langit – Petarung Hidup (2009)

Album : Petarung Hidup
Artis : Langit dan Sawung Jabo
Tahun : 2009
Produksi : Diva Records

Album Langit ini terlahir dari hasil dialog intim kami berdua yang selalu aktif membaca dan memaknai denyu-denyut nadi kehidupan Bunda Pertiwi Indonesia. Persenyawaan gagasan ini merangsang daya kreatif kami untuk mengajak libatkan kelompok perkusi dari solo “EtnoEnsemble”, “DulJuancuok Strings Kwartet” Jogja, musisi Rock muda Surabaya serta musisi dari berbagai daerah yang menetap di Jogja.
Semua pendukungnya adalah musisi muda penuh daya dan kami menghormati mereka semua. Kami sepakat untuk menyebut gaya musik ini “Tribal Percussion Rock”. Khasanah musik tradisi Indonesia memberi inspirasi bagi kami, karena memang itulah harta karus dari nenek moyang yang ingin kami kembang sayapkan sesuai perkembangan zaman. Sudah banyak yang kami lakukan, tapi masih banyak lagi yang belum kami kerjakan

Salam Budaya

Sawung Jabo – Henky Kurniadi
Founder

Langit Group
Founder : Henky Kurniadi & Sawung Jabo
Executive Producer : Henky Kurniadi
Producer : Sawung Jabo
Ass. Music Director : Joel Lenon
Strings Arr : Ucok Hutabarat
Ass. Coordinator : Giana Sudaryono
Properties : Caesar

Musicians :
Sawung Jabo, Vocal, Accoustic Guitar
Joel Lennon, Electric Guitar, Accoustic Guitar, Backing Vocal
Ryan Zanuardi, Electric Guitar
Bas_uki, Bass
Akku Rangga, Drum
Caesar, Percussion, Backing Vocal
Rima Riandiani, Vocal pada lagu ‘Jamrud Khatulistiwa’, backing vocal
Giana sudaryono, Vocal pada lagu ‘Gumam Batin Pengembara’, Backing Vocal
Bagus Mazasupa, Keyboard, Piano, Backing Vocal

DulJuancok Strings Kwartet
Ucok Hutabarat, Violin I, Backing Vocal
Perjaga Berutu, Violin Il, Backing Vocal
Budi Hast, Alto Violin
Rowilson Nadeak, Cello, Backing Vocal

Etno Ensemble Solo :
Ciptono Hadi, Terbang Kuntulan, Backing Vocal
Saptono, Terbang Kuntulan
Ilham Mappatoya, Djembe
Galih Naga Seno, Djembe
Aristofani, Mid-High Tom
Didiksunarwan, Mid High Tom
Bondan Aji Manggala, Dhog-dhog, Low Tom
Sigit Prasetyo, Dhog-dhog, Low Tom
Y. Donny Hermawan, Tenor Saxophone, Recorder, Backing Vocal

Spesial Terima kasih :
Tuhan Maha Pemberi Dan Maha Kreatif,

Sue Piper, Johan Piper, Shanti Piper, Komunitas Joglo Jago, Pak Lik Gono & Bu Lik Tuti, Yaya / Komunitas Pendopo Ruas Bambu, Bramantyo & Sari, Papa Anang Spanyol, Rendra & Ida, Bengkel Teater Rendra, Duddy Anggawi, Agus San Fransisco & Gembus ‘Studio Pengerat’.

Fitrah & Viktor, Cipto ‘EtnoEnsembel’, Moki, Joe Gideo ‘Midline Production’, Felix ‘BLASS’, Sony ‘Elo Progo’, Idhut ‘Sentana Art’. Joko Kobong, Dewi & Otig Pakis, Bagong, Ade Mlentes.
Rekaman dan mixing di studio Kua Etnika – Jogja
Anton Gendel ‘Juru rekam dan mixing’, Tompel Witono & Rumah Nusantara, Anto Baret & KPJ Bulungan, Hariyanto Tjondro Photographer’, Alpha Savitri, Yuni Kristanti, Luri Coco ‘Graphic Designer’.

Tracklist :
1. Dongeng Politik (6:21)
2. Srigala Sakit Jiwa (5:43)
3. Arek-Arek Indonesia (9:55)
4. Jamrud Khatulistiwa (5:23)
5. Karena Kau Bunda Kami (7:13)
6. Bianglala Jiwa (4:57)
7. Petarung Hidup (6:59)
8. Kesaksian Jalanan (3:35)
9. Sang Rajawali (5:37)
10. Gumam Batin Pengembara (6:15)
11. Juancuook Iku Sakti (5:18)

 
Gallery

Memasuki Lorong Sunyi (2008)


Album : Memasuki Lorong Sunyi
Tahun : 2008

Memasuki Lorong Sunyi adalah gambaran usaha penggapaian tangga perenungan anak wayang dalam memakai isyarat batin yang sangat sering kita lupa atau keliru dalam memahami inti persoalan hidup. Sering pula kita hanya mampu membaca yang tersurat saja tanpa mau menukik lebih dalam lagi akibat kuatnya budaya aksi reaksi saja tanpa menyediakan ruang perenungan sebagai penjaga keseimbangan hidup. Memasuki Lorong Sunyi bisa pula dianggap sebagai pengakuan atas betapa ringkihnya diri kita dalam menghadapi benturan-benturan hubungan antara sesama, terutama kita dengan diri kita sendiri. Akan tetapi pengakuan akan kelemahan diri adalah juga sebuah kekuatan daya hidup yang kita harap bisa membenahi langkah dan sikap kita dalam menjalani sisa-sia perjalanan hidup agar supaya keseimbangan langkah dan jiwa bisa lebih bersenyawa. MEMBUKA MATA MELIHAT YANG NYATA. MEMEJAMKAN MATA MELIHAT YANG INTI. Semoga usaha ini berjuang pada pencerahan jiwa, semoga. HIDUP SELALU BERSEMI, SAATNYA MELANGKAH LAGI.

Sawung Jabo

Eksekutif Producer : MH
Produser : Sawung Jabo
Arransemen Dasar : Sawung Jabo
Arransemen String : Ucok Hutabarat
Arransemen Dasar String “Tuhan Itu?” : Agoes Murtono

Personil
Sawung Jabo (Lead Vocal, Gitar)
Joel Lennon (Lead Gitar, Backing Vocal)
Ucok Hutabarat (Biola 1, Backing Vocal)
Perjaga Berutu (Biola 2, Backing Vocal)
Budi Hast (Biola Alto, Backing Vocal)
Rowilson Nadeak (Cello, Backing Vocal)

Musisi Tamu
Suzan Piper, Giana, Mukti-Mukti (Backing Vocal) – Heri Pochang (Backing Vocal, Harmonika dalam “Mari Habiskan Malam Ini” & “Mengejar Bayangan Menangkap Angin”) – Ary Juliyant (Backing Vocal, Twistle dalam “Apa Yang Kutahu Ternyata Semu” & “Tuhan Itu”)

Recording : Kua Etnika Studio
Operator : Gendel, Upeck
Mixing : Musica Studio oleh Daus

Song List

  1. Ada Suara Tanpa Bentuk (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  2. Mari Habiskan Malam Ini (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  3. Memasuki Lorong Sunyi (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  4. Kubuka Topeng Di Wajahku (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  5. Benih-Benih Hidup Baru (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  6. Apa Yang Kutahu Ternyata Semu (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  7. Mengejar Bayangan Menangkap Angin (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  8. Perjalanan Masih Jauh (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  9. Melewati Batas Rindu (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  10. Bidadari Kecil (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  11. Tuhan Itu? (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)
  12. Lingkaran Aku Cinta Pada Mu (Lagu & Lirik : Sawung Jabo)

 
Gallery

Satu Langkah Sejuta Cakrawala (Antologi)

Sawung Jabo
SATU LANGKAH SEJUTA CAKRAWALA
Sebuah Antologi

Judul di atas adalah satu gambaran dari perjalanan saya sebagai manusia yang sudah memilh untuk menjadi seniman.Selama perjalanan saya sebagai seniman, saya banyak mendapatkan berkah bertemu dengan orang orang yang meberi inspirasi bagaimana sebenarnya mengolah daya hidup. Bagaimana kah  berkarya dengan jujur dan ikhals dalam melahirkan karya. Dalam hal ini inilah musik dan teater, yaitu dua bidang yang saya jalani sebagai pilihan hidup saya.

Tentu saja saya masih jauh dari  sempurna.Tapi paling tidak itulah tujuan saya dalam berkarya, Jujur dan Ikhlas..Sebab saya percaya bahwa, setiap karya punya nasib dan rejekinya sendiri.Bagaimanapun juga karya harus diperjuangkan dengan mengerahkan diri tiada henti.Dalam hal ini adalah mengerahkan daya hidup dan kreasi terus menerus.

Selama perjalanan kreatif saya, banyak sekali. pribadi pribadi penyangganya.Tentu saja saya tidak mampu mnebutkannya satu persatu di sini.Tapi paling tidak ada tiga orang yang saya anggap paling berjasa dalam membantu memperjuangkan bukan sekedar ciat cita, tetapi keyakinan saya.

Lalu pertemuan saya dengan Rendra dan Benkel Teaternya semakin membuka mata dan matahati saya dalam memahami bagaimana sebetulnya memaknai, mengolah hidup, menghayatinya. Dan lalu bagaimana pula menterjemahkanya kembali lewat karya karya baik musik ataupun teater..Saya menhormatinya sebagai guru hidup dan teman becanda.

Begitu pula perjumpaan saya dengan Iwan Fals..Ibarat jodoh begitulah saya menggambarkan pertemuan saya denganyan. Iwan Fals harus saya akui sangat berperan dalam membantu mempercepat menempatkan posisi saya dalam dunia musik.

Akan tetapi, jika semua itu  tanpa doa dan keikhlasan dari Suzan Piper, Johan Sanjaya Marais Piper serta Shanti Rosina Marais Piper,isteri dan anak anak saya yang sangat saya cintai dan hormati sekaligus.Saya yakin perjalana karir saya tidak akan seperti ini. Berkat merekalah saya bisa menjalankan cita cita dan keyakinan saya dengan sepenuh hati.

Namun secara jujur pula saya dengan tulus ingin mengucapkan hormat  pada saudara saudara dalam harapan saya.Baik yang seniman ataupun orang biasa sajaMereka yang dengan tulus ikhlas pula menemani dan setiap sata membangunkan semanagt saya dalam berkarya.
Tanpa mereka sayapun tidak bisa mewujudkan ide ide dan gagasan gagasan yang terpendam dalam dunia batin saya.

Jadi Antologi ini saya persembahkan buat mereka semua dan sekaligus mengabarkan pada Indonesia apa saja yang sudah saya lakukan.Tidak bisa diingkari Indonesia dan segala tetek bengeknya adalah sumber inspirasi saya yang tidak ada habis habisnya dalam berkarya.

Lagu lagu yang saya pilih dalam Antologi paling tidak bisa saya anggap mampu mewakili kurun waktu perjalanan saya sejak awal baik sebagai manusia dan seniman.Semua materi dalam pementasan ini nanti adalah gambaran pergaulan kreatif saya dengan dunia apa saja. Baik dunia kesenian dan nafas nafas kehidupan yang saya hirup dijalanan dan dimana saja tempat yang saya singgahi selama perjalanan hidup saya.

Sekaligus Antologi sebagai penjelasan kehadiran saya dalam dunia musik.Agar segala sesuatunya bisa menjadi lebih jelas tentang perjalanan hidup dan kreatif saya selama berkesenian di Indonesia. Mungkin juga di Australia di mana isteri dan anak anak saya tinggal.

Akhirnya, saya ucap terima kasih yang tak terhinnga pada sudara sudara dalam harapan saya yang dengan penuih keikhlasan mau mewujudkan Antologi ini.Tidak mungkin saya sebutkan satu persatu,sebab terlalu banyak.

AKU CINTA PADAMU
Sawung Jabo

SATU LANGKAH SEJUTA CAKRAWALA
Rumah Nusantara 30 Juli 2006 Pkl 20:00

1.    Overture
2.    Perjalanan Awan
3.    Langit Merah
4.    Mengejar Bayangan Menangkap Angin
5.    Bidadari Termanggu
6.    Satu Langkah Sejuta Cakrawala
7.    Anak Wayang
8.    Kalau Batas Tak Lagi Jelas
9.    Burung Kecil
10.    Karena Kau Bunda Kami
11.    Bongkar
12.    Bocah Bocah Negeri Pelangi
13.    Bisikan Langit
14.    Kemarin dan Esok
15.    Lingkaran Aku Cinta Pada Mu
16.    Anchor :HIO

 
Gallery

Gong Dolly Gong – Otak Lelaki (2005)

Album : Otak Lelaki
Artis : Gong Dolly Gong Feat Sawung Jabo
Tahun : 2005
Produksi : HAQI Record

Gong Dolly Gong
Alfred : Vokal
Sari : Vokal
Ipoul : Gitar
Ucok : Biola
Boz : Bass
Yon : Drum/Perkusi
Wandi : Saron/Terbang
Handhy : Saron/Terbang
Djoko : Saron/Terbang
Wawan : Kendang/Saron

Doeloer Tuwo :
Sawung Jabo : Vokal/Gitar

Dibantu :
Firman Anane : Cello • Rellamart : Nyanyi Latar • Netty : Nyanyi Latar

Rekam Natural Studio by Irwan
Mixing A System by Andi Ayunir
Mastering Musica Mastering by Tonny Hawaii
Eksekutif Producer Haqi Record
Produser Boz
Pimpinan Produksi Suherman
Art Desain Arif Kambing

Matur tengkyu boeat : Sawung Jabo, Suzan Piper, Totok Tewel, Edi Darome, Inisisri, Anto Baret, Tondik, Kurt & Oppie, Bang Qomar, Arief Sukmahadi (opie), Naniel C. Yakin, Tompel, Jangan Asem, Macan, Dadoo, All Size, Nettocoustic, Boomerang&Crew, Power Metal, Irwan Natural, Firman Anane, RellaMart, Netty, Kambing, Ajib, Ambon, Mahar, Balai Pemuda Surabaya, DKS, DKJT, BMS, Sanggar Pecantingan Sidoarjo, Joglo Jago Yogyakarta, Rumah Nusantara Bandung, Wapres Bulungan, Bengkel Teater Rendra, Network Audio, Parsi Jatim, Arif Affandi, Joko Irianto, Heri Lentoh & Gank, Cak Arif-Ning Yuni, Cak Sakran-Ning Tutik, Cak Sakek, Cak Rie, Bambang Jhon, Kel.Bes.KAAS, Arek2 Dollywood, Toro&Sri Sda, Mapalas, Konco2 Pers baik media cetak & elektronik
Serta konco, doeloer kabek sak Indonesia Raya yang gak disebut disini…Suwun Cuuuooook…!!

Kiri

  • Mat Pleki Kaing-kaing
  • Otak Lelaki
  • Marah dan Marah
  • Beri Aku Matahari
  • Api, Air, Angin

Kanan

  • Bagong Sang Gigolo
  • Senja Hari
  • Tetek Bengek
  • Rembulan Satu Lagi
  • Tergusur
 
Gallery

Tentang Hidup Tentang Cinta (2004)

Pada  saat pertama kali mengunjungi  Gallery Selasar Sunaryo  saya sangat terkesan dengan suasananya . Bukan sekedar suasana yang dilahirkan dari karya atau lukisan-lukisan yang tergantung,  tetapi justru dari aura Pasrah Sumarah yang keluar memancar dari sudut-sudut yang kasat mata maupun tidak.

Apa lagi ketika berdiri tepat di tengah panggung Amphiteater, saya merasakan ada sesuatu yang halus bergerak melingkar tanpa putus. Saya tidak mau memikirkan itu, hanya menyerap saja, saat itu juga saya langsung menyampaikan gagasan untuk mementaskan “Tentang Hidup Tentang Cinta”  Karena getaran itulah yang memancar saat mengelilingi bangunan Selasar Sunaryo.

Dorongan ini sekaligus mengingatkan akan janji dalam hati dan keinginan saya untuk suatu saat bersepanggung  berseimajinasi bersama Balad –Balad Bandung.
Balad –Balad Bandung pada hakekatnya sudah memberikan tempat atau lebih tepatnya rumah teduh, bagi perjalanan kesenimanan dan hidup saya.
Kang  Pochang dan Kang Mukti-Mukti adalah beberapa dari sekian banyak seniman Bandung yang saya hormati, begitu juga Efiq. Saya mengajak seorang teman lagi,
Firman dari Yogya, untuk menyumbangkan imajinasi lewat Cellonya

Adalah suatu kebahagiaan dan kehormatan bisa berbagi pengalaman Hidup dan Cinta ditempat yang Resep ini. Sebab bagi saya pribadi, menghornati hidup dan cinta adalah suatu keindahan dalam hidup bersama

Wassalam, Sawung Jabo 2004

TENTANG HIDUP TENTANG CINTA

Sering kita mengurai hidup, sering pula mengurai cinta.
Namun sering kali kata-kata tidak mampu menguraikan dan menembus
lapis-lapis makna terdalam dari kandungan hidup yang penuh rahasia.

Sehingga akhirnya tanpa terasa kita terjebak
dalam lingkaran permainan kata-kata indah belaka

Seolah olah harus menggunakan kata-kata yang tinggi
untuk sekedar menjelaskan persoalan hidup dan cinta,
yang terkadang cukup dengan sebaris kata sederhana saja.

Kata-kata yang hidup seringkali mengeluarkan auranya
pada saat kita mengucapkannya dengan pasrah sumarah.

Lewat getar naluri cinta yang tanpa henti
mengalir kita mencoba memahami hidup yang terus mengalir.

Upacara kecil dan sederhana kali ini pun
adalah bagian dari upaya penguraian hidup dan cinta
lewat sisi pandang para pelaku hidup pemercaya cinta di bumi ini.

MEMBUKA MATA MELIHAT YANG NYATA
MEMEJAMKAN MATA MELIHAT YANG INTI.

Sawung Jabo

Song List
TENTANG HIDUP TENTANG CINTA

  • Mari Kita Habiskan Malam Ini
  • Ada Suara Tanpa Bentuk
  • Langit Merah
  • Mengejar Bayangan Menangkap Angin
  • Bisikan Langit
  • Akhir Seorang Badut
  • Kalau Batas Tak Lagi Jelas
  • Senandung Anak Wayang
  • Anak Wayang
  • Satu Langkah Sejuta Cakrawala
  • Lingkaran O
  • Lingkaran Aku Cinta PadaMu
  • Tuhan Itu ?